Hari Nusantara Jadikan Maritim Nusantara Jadi Maritim Poros Dunia

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya me-launching Hari Nusantara 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (22/8).

Penyelenggaraan Hari Nusantara 2016 yang tahun ini mengangkat tema ‘Tata Kelola Potensi Maritim Nusantara yang Baik Menuju Poros Maritim Dunia’ dan sub-tema ‘Dari Lembata Nusa Tenggara Timur Membangun Potensi Maritim Nusantara’ akan berlangsung di Lembata, NTT pada 13 Desember 2016 sebagai puncak acara.

Penyelenggaraan event tahunan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali tujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang mampu menyejahterakan rakyat. Oleh karena itu, melalui event ini diharapkan dapat mengubah mindset bangsa Indonesia mengenai ruang hidup dari darat menjadi laut, menjadikan bidang kelautan dan pariwisata sebagai arus utama (mainstream) pembangunan nasional, serta mempercepat pembangunan infrastruktur daerah NTT.

IMG-20160822-WA0036

Menpar Arief Yahya mengatakan, event Hari Nusantara 2016 dijadikan sebagai momentum untuk mempromosikan pariwisata NTT yang mempunyai Labuan Bajo, NTT, sebagai salah satu destinasi prioritas menjadi ’10 Bali Baru’ untuk mendukung target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 270 juta wisatawan nusantara (wisnus) pada 2019 mendatang.

“Sebagai destinasi prioritas pembangunan infrastruktur dan promosi pariwisata NTT kita gencarkan termasuk memanfaatkan momentum Hari Nusantara tahun ini,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, Provinsi NTT memiliki potensi alam (nature), budaya (culture), dan daya tarik buatan manusia (manmade) yang kuat, di antaranya Pulau Komodo sebagai destinasi kelas dunia dan tradisi berburu paus di Lamalera, Kabupaten Lembata yang menarik wisatawan dunia. “Kabupaten Lembata juga menjadi titik labuh favorit bagi wisatawan yachter dunia dan tren kunjungan yacht ke sini terus meningkat,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar menambahkan, kunjungan wisatawan ke NTT tahun lalu mencapai 2,8 juta, sedangkan yang berkunjung ke Kabupaten Lembata sekitar 5 ribu wisatawan termasuk 1.000 wisman yang sebagian adalah para yachter dunia.

IMG-20160822-WA0015

“Para yachter kita undang dalam event Wonderful Sail 2 Indonesia sebagai core event Hari Nusantara 2016, yang akan berpartisipasi di antaranya para peserta dari Lithuania, Amerika Serikat, Jerman, Filipina, Australia, Belanda, Inggris, Perancis, dan Selandia Baru,” kata Arief Yahya.

Hari Nusantara 2016 akan disemarakkan dengan parade kapal (pada puncak acara), olahraga bahari, perburuan paus, serta berbagai festival bahari termasuk Wonderful Sail 2 Indonesia.

Para wisatawan yang hadir dalam acara Hari Nusantara 2016 akan menikmati obyek wisata NTT di antaranya yang sudah dikenal oleh wisatawan adalah; Bukit Doa Watomiten, Bukit Cinta, Kuma Resort Waijarang, Pantai Jontona, Fosil Paus Biru di Desa Watodiri Jontona yang terdampar pada 2008 yang lalu, serta lokasi budidaya kerang mutiara Indopearls di Waienga, Lebatukan.

Pemerintah melalui SK Presiden No. 126 Tahun 2001 yang ditandatangani oleh Presiden Megawati Soekarno Putri telah menetapkan tanggal 13 Desember sebagai “Hari Nusantara”. Penetapan ini terkait lahirnya Deklarasi Juanda yang melahirkan konsepsi Negara Kepulauan pada 13 Desember 1957. (*)