Kekayaan Alam Indonesia Menjadi Ancaman

Letak posisi Indonesia didaerah Equator menjadikan negara Indonesia memiliki potensi alam yang begitu kaya. Karena sepanjang tahun bercocok tanam dapat terus dilaksanakan. Berbeda dengan negara lain, yang sumber daya alamnya seperti energi terbatas dan tidak dapat diperbaharui.
Dengan posisi Indonesia yang mampu bertahan dengan segala cadangan sumber daya alamnya mebuat ancaman bagi Indonesia.

Hal ini menjadi perhatian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ketika memberikan pemaparan kepada sejumlah Journalis pada Hari Pers Nasional di Kapal Republik Indonesia Makasar 590 kemarin.
Ia mengatakan Indonesia akan menjadi target dari ancaman perebutan pangan, energi dan air. Hal tersebut dikarenakan Indonesia berada di daerah ekuator yang kaya dengan sumber pangan, energi dan air.

“Pernah dikatakan oleh Bung Karno kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia,”kata Gatot.

Kekayaan sumber daya alam Indonesia, justru dapat menjadi petaka bagi Indonesia itu sendiri. Perebutan energi seperti minyak menjadi alasan yang mendasar. Dan indonesia memiliki cadangan yang cukup banyak dengan minyak dan gas buminya.

Dalam pemaparannya, Gatot menyampaikan konsumsi energi pada 2035 nanti akan naik 41 persen dibandingkan dengan kebutuhan energi saat ini. Hal ini akan menyebabkannya tergantikannya sumber energi saat ini fosil ke energi hayati.

Dari seluruh negara yang ada, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi vegetasi (cocok tanam) sepanjang tahunnya.

Oleh karena itu, Gatotpun kembali mengingatkan masalah kependudukan, energi, pangan, air dan sumber daya manusia ini tetap ada kaitannya dengan pertahanan dan keamanan. Hal-hal itu pula yang menjadi konflik di masa depan. Tak hanya itu, Jenderal Gatot mengaku siap untuk membantu dan membawa TNI mengatasi ancaman-ancaman itu.

“TNI siap membantu dengan menyadarkan masyarakat akan potensi ancaman itu,” ucapnya.

Untuk menangkal dan mengatasi ancaman tersebut lanjut Gator diperlukan sikap yang kembali lagi kepada kearifan lokal dan sendi-sendi nilai pancasila menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. sekaligus menjaga segala bentuk kemaritiman Indonesia baik di permukaan,dalam dan dasar laut.(*)