Indonesia Sasar Turis China 2,1 Juta

Tingginya populasi masyarakat China yang berekreasi membuat Kementrian Pariwisata membidik pasar China sebesar 2,1 juta pada tahun 2016 ini.

Kedatangan turis dari China ini didapat dari China,Taiwan dan Hongkong. Dimana target tersebut dengan angka kunjungan wisatawan asal China yakni 1,7 juta orang, Taiwan 275.000 orang dan Hong Kong 125.000 orang.

“Ada keuntungan menjaring wisatawan Hong Kong meski jumlahnya sedikit, karena mereka ini pasti punya daya beli tinggi,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana dikantornya Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, Senin (15/2).

Sebelumnya pada tahun 2014 wisatawan dari Malaysia dan Singapur lebih mendominasi kunjungan ke Indonesia.

Kendati demikian ada kendala untuk menarik wisatawan dari China yaitu persepsi mereka terhadap Indonesia. Persepsi tersebut mengenai cerita lama yang masih melekat. Hal tersebut mengenai rasis terhadap China dan kasus 1998.

Namun demikian demikian Pitana menjelaskan bahwasanya sudah tidak ada lagi kasus tersebut. “Pasca tahun 1998 sudah tidak ada. Buktinya menteri kami dari China yaitu Mari Elka Pangestu. Setiap kali ada kunjungan dari China atau even selalu ada atraksi budaya China di Indonesia ini. Ini bukti kami terbuka dan menerima China sebagai tamu,” kata Pitana.

Untuk memperbaiki persepsi tersebut, Kementrian Pariwisata bekerjasama dengan jaringan internet terbesar yaitu Baidu untuk memberikan citra positif tentang Indonesia.

“Makanya kami ingin menambah berita positifnya. Kami sudah menggandeng Baidu yang memegang 80 persen bisnis travel di Tiongkok,” katanya.

Pemberitaan positif ini diharapkan mampu menjaring turis dari China. “Kendati demikian kunjungan wisman dari China ke Indonesia terus naik angkanya. Kami yakin mereka akan terus datang kemari,” tandasnya.(*)