Kepulauan Seribu Masuk 10 Bali Baru, Abang None Jadi Duta Wisata

Kepulauan Seribu merupakan salah satu destinasi prioritas pemerintah Indonesia atau yang disebuh 10 Bali Baru. Tentu diperlukan sinergitas semua pihak dalam meningkatkan pembangunanannya didaetah tersebut.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Esthy Reko Astuti saat membuka acara Malam Keakraban Abang None (Abnon) Kepulauan Seribu 2017 di Piazza, Gorund Floor Gandaria City, Jakarta, Sabtu (22/4) malam.

Abang None sendiri menurut Esthy bisa menjadi duta atau endoser dalam mempromosikan potensi wilayahnya masing-masing.

Para Finalis Abang None Kepulauan Seribu 2017 yang baru saja mengikuti karantina selama 7 minggu itu yang nantinya bakal terpilih harus memiliki wawasan pariwisata yang luas terutama mengetahui betul seluruh potensi wisata yang ada di Kepulauan Seribu agar informasi wisata yang disampaikan atau dimuat di medsos-nya tepat dan menarik.

Menurut Esthy, potensi wisata Kepulauan Seribu potensinya bukan hanya bahari melainkan juga potensi sejarah, budaya, dan kuliner.

Guna mendorong kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara lebih banyak lagi ke Kepulauan Seribu, sambung Esthy bukan hanya mengandalkan seluruh potensi wisata yang ada, pun perlu ada kreativitas dalam membuat beragam kegiatan menarik sebagai atraksi wisata, salah satunya dengan memperbanyak sport tourism event.

“Tentu sport tourism-nya harus bertaraf internasional, melibatkan peserta mancanegara mengingat Kepulauan Seribu berstatus destinasi prioritas yang memang dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata berkelas dunia,” terangnya.

Kata Esthy lagi kegiatan wisata yang bertujuan untuk mempromosikan Kepuluan Seribu sebagai destinasi prioritas akan mendapat dukungan Kemenpar. “Tapi hanya event yang punya potensi menjaring bukan hanya wisnus tapi juga wisman,” ucapnya.

Terkait harapan Esthy agar jebolan Abnon 2017 sekaligus menjadi duta wisata Kepulauan Seribu sebenarnya sejalan dengan apa yang diharapkan Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo belum lama ini.

Sebelumnya, Budi Utomo pun berharap agar para finalis Abnon Kepulauan Seribu menjadi agen pariwisata yang bisa mempromosikan dan menarik turis domestik maupun mancanegara datang ke pulau-pulau wisata yang ada di wilayah Kepulauan Seribu.

Sementara terkait pemahaman wawasan mengenai potensi wisata Kepulauan Seribu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kepulauan Seribu Fajar Haridjaya mengatakan para finalis Abnon Kepulauan Seribu 2017 juga sudah diberikan pembekalan terkait kepariwisataan.

“Bulan Maret lalu sebanyak 15 pasang Finalis Abnon Kepulauan Seribu 2017 atau 30 orang diberikan pembekalan materi wawasan bahari dan sejarah oleh Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo di Pulau Bidadari, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan,” terangnya.

Selain diberi pembekalan, 30 finalis tersebut juga diajak keliling ke beberapa pulau yang memiliki peninggalan sejarah di Kepulauan Seribu.

Saat masa karantina, lanjut Fajar seluruh finalis juga mendapatkan pembekalan dalam bidang ilmu pemerintahan dan pengetahuan umum juga dari Budi Utomo.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kepulauan Seribu, Kusmanto menambahkan promosi potensi wisata Kepulauan Seribu juga dilakukan lewat website khusus. Pemkab Kepulauan Seribu sejak tahun lalu sudah memiliki website khusus informasi wisata.

“Di website tersebut calon wisatawan bisa mendapatkan informasi objek-objek wisata yang ada di Kepulauan Seribu, termasuk homestay bahkan jumlah kamar dan harganya,” ungkapnya seraya menambahkan nama website-nya www.wisatapantaipulauseribu.com.

Usai acara malam keakraban ini, 30 finalis kembali masuk karantina di Gedung Pariwisata DKI Jakarta, Kuningan Barat, Jakarta Selatan dan nantinya akan dipilih enam pasang Abnon pada puncak acara dan pemenangnya kelak akan mewakili Kepulauan Seribu di ajang Abnon tingkat Provinsi DKI Jakarta 2017.(*)