Medan Bisa Menjadi Pilihan Dalam MICE

MICE atau Meeting, Incentive, Convention and Exhibition yang merupakan bagian dari pariwisata dipandang perlu dan memberikan dampak yang signifikan dari pariwisata.

Atau yang lebih populer yaitu meeting industry. Menyadari hal ini penting, Kementrian Pariwisata mendorong penuh kegiatan tersebut.

Pada tiga hari lalu dilakukan kegiatan kunjungan lapangan Destinasi MICE 2016 dilaksanakan di Medan pada tanggal 17 – 20 Maret 2016. 

“Kunjungan lapangan destinasi MICE adalah pentingnya promosi destinasi MICE dalam mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan Nusantara. Dengan cara memperluas jaringan melalui industri asosiasi, dan Dinas Pariwisata,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Drs. Elisa Marbun.

Elisa menerangkan sebagai output pada kegiatan ini yaitu semakin luasnya jejaring atau network antara  pusat dan daerah, sehingga memperlancar koordinasi dalam  meningkatkan baik kualitas  dan  kuantitas destinasi MICE 
Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di tahun 2016. Dimana ditargetkan mencapai 260 juta dari target di tahun 2015 sebanyak 255 juta perjalanan. Jumlah tersebut ditargetkan tumbuh 1,9 persen. 

Dengan potensinya yang besar, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan perhatian khusus pada wisata MICE.

Tidak hanya untuk meningkatkan perjalanan wisnus, tapi juga kedatangan wisawatan mancanegara (wisman).   Hasil survei PES (Passenger Exit Survey) Kemenpar tahun 2013 menyebutkan 25% wisman yang berkunjung ke Indonesia karena mengikuti kegiatan MICE, sedangkan  besarnya pengeluaran wisatawan  MICE dua kali lipat atau sekitar 2.200 dolar AS per kunjungan per wisman  dibandingkan wisatawan biasa (leisure). 

Perkembangan Industri MICE di Indonesia sudah sedemikian pesatnya, sehingga sangat berpengaruh baik terhadap pertumbuhan kunjungan Wisatawan Nusantara  maupun pertumbuhan ekonomi secara makro.

Pertumbuhan wisatawan nusantara pada segmen MICE semakin meningkat sesuai dengan perkembangan infrastruktur dan juga peran serta Destination Management Organization yang memainkan peraan penting dalam memberikan dukungan kepada suatu destinasi sebagai tujuan MICE.

“Medan sebagai salah satu Destinasi Unggulan MICE telah memilki infrakstruktur yang sangat memadai untuk pengembanganMICE. Begitu juga aksesibilitas, dengan adanya Airport Kualanamu, Medan tentunya akan menjadi salah satu tujuan MICE,” lanjut Elisa.

Kegiatan Kunjungan Lapangan Destinasi MICE 2016 di Medan ini terdiri dari rangkaian kegiatanyang diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) dan pada tanggal 19 Maret 2016 dan berkunjung ke Brastagi.  “Melalui FGD ini kita dapat menemu kenali opportunities and chalanges(kesempatan dan hambatan)dalam rangka peningkatan kunjungan wisatawan nusantara khususnya MICE,” pungkasnya.(*)