NHK Jepang Incar Moment GMT di Palangkaraya

Jepang melalui stasiun televisinya ingin sekali mengabadikan moment gerhana matahari total (GMT) yang hanya terjadi 350 tahun sekali itu di dunia dan melintas di Indonesia,khususnya Palangkaraya.

Karena itu, kru TV dari Negeri Samurai itu pun memilih Palangkaraya, Kalteng sebagai markas untuk mengabadikan detik detik GMT yang hanya 350 tahun sekali itu.

“Enam crew NHK sudah lebih dulu mensurvei lokasi liputan di Palangkaraya sejak pertengahan Februari 2016. Tim lengkap NHK akan datang pada 7 Maret bersama 70 turis Jepang lainnya. Nanti akan ada liputan khusus soal GMT yang akan tayang di NHK,” terang Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Raseno Arya, Sabtu (5/3).

Ini berkah besar bagi Indonesia. NHK WORLD TV adalah layanan televisi berbahasa Inggris yang disiarkan ke seluruh dunia. Siarannya full 24 jam. Dan tayangan-tayangannya, selalu disampaikan dengan ‘in style’.

Tayangan ‘in style’ itu akan kembali disiarkan NHK. Dan tayangannya disebar ke seluruh dunia.

“Efeknya pasti dahsyat. Palangkaraya pasti akan lebih dikenal dunia,” papar Raseno.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Joel Tanggara. Menurutnya, ini peluang besar untuk mempromosikan budaya dan desitanasi pariwisata Palangkaraya ke seluruh penjuru dunia.

“Saat perhatian pemburu gerhana terpusat di Bangka Belitung, Palu, dan Maluku Utara, NHK justru memilih Palangkaraya. Ini seperti berkah bagi kami,” ujar Joel.

Joel mengatakan, awalnya kru NHK hanya ingin merekam proses Gerhana Matahari Total saja. Namun rencana mereka diperluas setelah mendengarkan cerita ritual-ritual unik suku Dayak saat gerhana. Salah satu ritual yang juga akan mereka liput adalah Baliyan, tradisi khas suku Dayak Ngaju saat gerhana.
Sebelumnya pada 1983, NHK juga meliput gerhana matahari total. NHK bahkan memberikan bantuan peralatan peliputan gerhana kepada TVRI dengan imbalan boleh meminjam Satelit Palapa agar siaran langsung itu juga dapat ditonton pemirsanya di Jepang.

“Seluruh crew NHK dan 70 turis Jepang bahkan sudah memesan kamar di sebuah hotel bintang empat di Palangkaraya.  Dua hari lagi semua mendarat di daerah kami,” ungkap Joel.

Menpar Arief Yahya merasa terharu dengan pilihan NHK ke Palangkaraya, Kalteng. Itu akan memperkaya kazanah pengetahuan orang Jepang terhadap Wonderful Indonesia. Borneo atau pulau Kalimantan itu cukup punya pamor di dunia internasional, sebagai paru-paru dunia. Orang sering menyebut “The Heart of Borneo”, pensuplay oksigen yang signifikan di muka bumi.

“Jepang juga turis nomor 5 terbesar, setelah Singapore, Malaysia, Australia dan China. Jadi liputan itu akan mendorong orang Jepang untuk tahu lebih banyak soal Indonesia dan Kalimantan,” ungkap Arief Yahya.(*)