Pameran Wisata Terbesar Asia Pasifik Bakal Digelar Di Indonesia

Indonesia bakal menjadi lokasi pameran wisata terbesar se-Asia Pasifik pada September mendatang. Pameran wisata yang dihelat oleh PATA (Pacific Asia Travel Association) Travel Mart tahun ini akan digelar di Indonesia 7-9 September di ICE ( Indonesia Convention Exhibition) Bumi Serpong Damai ( BSD), Serpong.

Ajang ini menjadikan media promo bagi pemasaran paket-paket wisata yang menawarkan destinasi wisata pilihan di Indonesia. Pameran ini merupakan salah satu pameran dan bursa pariwisata terbesar di dunia  selain ITB Berlin, WTM London.

Kali ini Indonesia menjadi kelima kalinya dalam menggelar event rutin yang berkeliling se-Asia Pasifik ini. Setelah terakhir dilaksanakan tahun 2007 di Bali.

20080919174342b

“Sudah ada Seller  yang sudah mengkonfirmasi kehadiran hingga kini ada 203 organisasi  dari 33 negara, dengan  buyer 246 dari 60 negara.  Travel mart ini akan memiliki news value yang besar karena akan diliput 35 media terdiri dari 33 media internasional dari 14 negara, 21 organisasi  dan 2 media nasional, serta 12 blogger.  Total delegasi akan hadir sebanyak 1000,” kata Darmono Chairman PATA.

Dia menambahkan Profil buyer pada kesempatan itu 92% terdiri dari leisure, 6% MICE, dan 2% special interest.Sedangkan seller sebagian besar merupakantour operator 29%, destination management28%, sisanya beragam. Pameran ini sangat potensial menggaet para buyer yang sebagian besar sebanyak  32%  dari Asia Pasifik, 25% dari Eropa dan lainnya beragam.  

Paviliun Indonesia pada ajang itu akan menempati 400 meter persegi area pameran memfasilitasi 50 industri dan 10 Dinas Pariwisata daerah antara lain dari Provinsi Sumbar, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, dll.    

Darmono menambahkan destinasi wisata yang masih menjadi primadona ditawarkan yaitu Bali, kota tua Jakarta serta Borubudur Magelang.Dia merekomendasikan Borubudur yang merupakan keajaiban dunia.

IMG_20160811_141605

Indonesia sendiri  menargetkan transaksi USD 82,5 juta atau setara dengan Rp. 1,1triliun. ”Target angka tersebut diambil dari perhitungan ‘humble’  50 perusahaan masing-masing mendapat 30 appointment. Dari satuappointment itu bila diperoleh 50 pax artinya total pax adalah 50 dikali 30 dikali 50 jadi 75 ribu.  Angka itu setara denga Rp. 1,1 triliun, “ jelas I Gde Pitana Deputi BP3M Kemenpar pada jumpa pers di Kemenpar Kamis (11/8).

“Kepercayaan dunia menunjuk Indonesia sebagai host bursa pariwisata ini akan meningkatkan citra dan kepercayan dunia terhadap pariwisata Indonesia dengan dampak langsung maupun tidak langsung yang cukup besar, serta media value yang tinggi, “ tambah I Gde Pitana.

Pada kesempatan nanti akan digelar PATA Gold Awards ceremony kepada pemenang dimana Indonesia memenangkan 4 kategori yakniyaitu Marketing – Primary Government Destination, Heritage and Culture – Culture, Travel Journalism  dan Travel Photograph. 

PATA merupakan organisasi nirlaba internasional dibidang pariwisata terbesar di Asia pasifik sejak tahun 1951. PATA beranggotakan 97 pemerintah negara, 27 perusahaan penerbangan internasional, airports, pelayaran, 63 institusi pendidikan dan ratusan perusahaan di bidang travel dan pariwisata. (*)