Menko Infra AHY Tinjau Kesiapan Pembangun Flyover Bulak Kapal

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono meninjau langsung kesiapan proyek Flyover Bulak Kapal. Pihaknya hadir untuk memastikan proyek tersebut segera dikerjakan sesuai tahapan yakni 15 November 2026.

Menko AHY menegaskan, pemerintah pusat bersama-sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan mengawal proses pembangunan Flyover Bulak Kapal.Mengingat pentingnya proyek tersebut untuk masyarakat.

Pihaknya menjelaskan, pembangunan Flyover Bulak Kapal merupakan kebutuhan mendesak.Mengingat tingginya intensitas mobilitas kendaraan dan perjalanan kereta api di kawasan tersebut.

Kehadiran Flyover Bulak Kapal diharapkan bisa menyelesaikan dua persoalan sekaligus. Yaitu solusi menghindari kecelakaan kereta api serta mengurai kemacetan di wilayah tersebut.

“Pendek kata, kesimpulannya adalah ini harus segera kita bangun karena memang sangat dibutuhkan oleh warga. Baik untuk keselamatan, untuk produktivitas ekonomi, dan untuk kenyamanan kita semuanya,” katanya, saat berkunjung ke lokasi pembangunan proyek Flyover Bulak Kapal di Bekasi Timur, Jumat, 30 Oktober 2026.

Pihaknya mengatakan, pembangunan flyover diharapkan mampu mempersingkat waktu perjalanan masyarakat. Baik pengguna kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan angkutan barang.

“Selain sebagai solusi untuk menghindari kecelakaan dan juga mengurai kemacetan maka Flyover Bulak Kapal perlu dibangun. Mohon doanya mudah-mudahan bisa segera kita hadirkan untuk masyarakat Bekasi,” katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi. Yakni atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi.

“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas warga,” katanya.(*)