Menjelang hari raya, masyarakat disibukkan berbelanja kebutuhan Idul Fitri. Meski disaat pandemi Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat yang hendak berbelanja untuk keperluan agar tetap menjalankan protokol kesehatan, terutama memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sekda Kabupaten Bekasi, Uju mengatakan, pihaknya akan memperketat penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan, untuk meminimalisir membludaknya pengunjung.

“Saya berharap, tidak ada pelanggaran prokes di pasar dan mal-mal yang ada di Kabupaten Bekasi. Masyarakat dan para pelaku usaha agar dapat bersama-sama menjaga prokes tetap berjalan dengan baik,” ujarnya, usai mengikuti rapat virtual penegakan disiplin prokes bersama Kemendagri di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (03/05/21).

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Dodo Hendra Rosika menjelaskan pihaknya telah memantau tiga mall yaitu Jababeka, Lippo Cikarang dan SGC. Katanya, pengunjung di tiga mal tersebut cukup membludak jelang hari raya Idul Fitri tahun ini.

“Saya pantau di tiga lokasi itu penuh semua,” ungkapnya. Meski begitu, Kasatpol PP mengakui, tingginya antusias masyarakat berbelanja di mal karena mau menjelang hari raya dan kurang antisipasinya pengelola mal.

“Kemarin masih awal saja, pihak pengelola tidak antisipasi jadi antusias masyasrkat yang datang cukup banyak. Kita terus koordinasi dengan pengelola, jalur masuknya disitu harus diterapkan protok kesehatan yang maksimal,” paparnya.

Ia menyebutkan, sebagai antisipasi, pihaknya menerjunkan satu regu yang terdiri 15 personil Satpol PP untuk mengawasi satu mal yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kita pantau ketat agar mereka menerapkan prokes,” tandasnya.(*)