Tuan rumah Kecamatan Cikarang Pusat berhasil ‘menyabet’ juara umum Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2020. Kemudian disusul Kecamatan Kedungwaringin sebagai runner up.  MTQ ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2020 resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Uju, Jumat (27/11/2020).

Sekda mengungkapkan, meskipun dalam keterbatasan, akibat pandemi Covid-19, acara MTQ dapat terlaksana dengan baik. Hal itu, menurutnya merupakan kerjasama seluruh pihak yang terlibat.

“Kegiatan MTQ ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan. Tapi, lebih bagaimana usaha kita menyiarkan agama islam, melalui musabaqoh ini. Kita harapkan, Kabupaten Bekasi yang agamis ini, bisa berkiprah ditingkat MTQ Jawa Barat atau Nasional,” terang Uju.

Dirinya juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh Kecamatan yang telah meraih juara. Ia meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat mempertahankan dan terus meningkatkan potensi yang dimiliki.

“Pertahankan dan tingkatkan terus, melalui upaya kita. Para pembina jangan bosan. Bagaimana agar meningkat kiprahnya ditingkat Jawa Barat atau Nasional. Jangan patah semangat, terus berlatih. Adik-adik semua punya potensi,” tuturnya.

Uju berpesan, dengan upaya yang Pemerintah Daerah lakukan, pada tahun mendatang hasilnya dapat menjadikan Bekasi Dua Kali Tambah Baik.

“Dan alhamdulillah, tahun kemarin kita sudah meraih peringkat ke-4 bersama Subang. Alhamdulillah mendapat hasil yang baik, ada juara 1 kaligrafi dan juara 3 tilawah. Untuk dua kali tambah baik, itu tentunya menjadi komitmen kita bersama,” pungkasnya.

Dengan telah ditetapkannya pemenang, Kecamatan Cikarang Pusat berhak memperoleh piala bergilir Bupati Bekasi. Setelah sebelumnya, diraih oleh Kecamatan Sukatani.

Selain pengumuman juara umum dan runner up, turut diumumkan tingkat prestasi Kecamatan. Di posisi pertama, Kecamatan Serang Baru dengan nilai 41, selisih 9 poin, Kecamatan Pebayuran mendapat perolehan nilai 30.

Selanjutnya, Kecamatan Sukakarya dengan nilai 27, Cikarang Selatan 24, Cikarang Barat 19, menyusul kemudian Kecamatan Cibarusah yang hanya terpaut 1 angka yakni dengan nilai 18.

Lebih lanjut, Kecamatan Babelan dengan nilai 17, terpaut tipis dari Kecamatan Cikarang Utara dengan nilai 16. Sementara untuk Kecamatan Tambun Selatan dan Kecamatan Cibitung harus puas berada diurutan ke 9, dengan perolehan nilai 15. Dan juga, Kecamatan Tarumajaya dan Bojongmangu yang berada diurutan paling buncit dengan skor 13.(*)