Karang Taruna Marga Mulya Rawat Toleransi Lintas Agama

Semangat kebersamaan dan toleransi kembali ditunjukkan pemuda Karang Taruna Kelurahan Marga Mulya, Bekasi Utara. Minggu, 4 Oktober 2026, para pemuda yang dipimpin Saepul alias Sando mengunjungi Gereja GBI di Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Marga Mulya, untuk berbagi makanan kepada para jemaat.

Kegiatan sederhana tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak gereja. Kehadiran Karang Taruna bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman agama dan keyakinan.

Ketua Majelis Gereja GBI, Robin Sihombing, mengaku terkejut sekaligus terharu melihat kepedulian para pemuda Karang Taruna.

«“Saya heran dan kaget ketika anak-anak Karang Taruna datang dan membagikan makanan kepada jemaat kami. Ini kegiatan yang sangat langka. Terima kasih kepada anak-anak Karang Taruna Marga Mulya,” ujar Robin.»

Apresiasi juga disampaikan Ketua Pemuda Dercu. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan persaudaraan yang patut dipertahankan.

«“Terima kasih atas kunjungan yang luar biasa ke wilayah kami. Maju terus dan sukses selalu,” katanya.»

Ketua Karang Taruna Marga Mulya, Saepul, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemuda untuk membangun silaturahmi dan menjaga toleransi di tengah masyarakat.

«“Alhamdulillah, kegiatan ini kami lakukan sebagai momentum untuk menambah silaturahmi. Kami ingin terus mengawal toleransi lintas agama ini. Insyaallah kegiatan seperti ini akan kami lakukan setiap minggu,” ujar Saepul.»

Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang besar karena memiliki masyarakat dengan latar belakang agama, suku dan budaya yang beragam. Karena itu, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dengan cara menghadirkan kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan antarsesama.

Semangat berbagi yang dilakukan Karang Taruna Marga Mulya menjadi pesan bahwa kebaikan tidak mengenal sekat agama. Setiap umat beragama memiliki ruang untuk saling menghormati, membantu dan menjaga persaudaraan sebagai sesama warga negara Indonesia.

Dari Marga Mulya, pesan itu kembali ditegaskan: berbeda dalam keyakinan, tetapi tetap satu dalam kemanusiaan, persaudaraan dan Indonesia.(*)