Ketua TRINUSA, Mandor Baya, bersama aliansi Bekasi anggotanya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi. Dalam aksi tersebut, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan Pasar Bantar Gerbang dan sektor migas di wilayah Bekasi
Massa aksi membawa sejumlah dokumen yang diklaim sebagai bukti awal dan meminta Kejari Kota Bekasi segera mengidentifikasi serta menindak oknum-oknum yang diduga terlibat dalam praktik korupsi tersebut.
“Kami datang bukan hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga membawa bukti dan dokumen yang kami miliki. Kami mendesak Kejari segera mengusut tuntas dugaan korupsi Pasar Bantar Gerbang dan migas serta menyeret pihak-pihak yang terlibat ke proses hukum,” tegas Ketua TRINUSA, Mandor Baya, saat ditemui awak media.
Dokumen yang diserahkan diharapkan dapat menjadi bahan awal bagi penyidik untuk mendalami dugaan penyimpangan yang dilaporkan.
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Rian, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang dapat mendukung proses penegakan hukum.
“Terima kasih kepada bapak-bapak yang telah menyerahkan bukti dan dokumen. Dokumen tersebut akan kami pelajari sebagai bahan untuk memperkuat proses penyelidikan dan penelusuran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat,” ujar Rian.
TRINUSA berharap Kejari Kota Bekasi segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih agar memberikan kepastian hukum serta menjawab tuntutan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi di Kota Bekasi.(*)

