PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama pelaksana proyek dari PT Pembangunan Perumahan (PP-Persero) Tbk menggelar silaturahmi dan kunjungan ke Gedung Biru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Senin (17/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi dan komunikasi konstruktif antara perusahaan strategis sektor energi dengan insan pers di wilayah Bekasi
Raya.
Senior Analyst Corporate Communication and CSR Pertagas, Tedy Abadi Yanto, menyampaikan harapannya agar sinergi bersama insan pers dapat membangun kolaborasi positif dalam penyampaian informasi yang objektif dan konstruktif, sekaligus memberikan edukasi akurat kepada masyarakat mengenai operasional hulu-hilir migas.
“Tentunya selain untuk memperkuat sinergi dengan melibatkan berbagai media dan jurnalis, khususnya organisasi profesi PWI Bekasi Raya, kami juga rutin melaksanakan dialog terbuka dan diskusi santai dengan insan pers di berbagai wilayah operasional,” jelas Tedy dalam sambutannya di RM Samedja Bekasi.
Ia juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung Ketahanan Energi Nasional melalui pembangunan Pipa BBM Cikampek-Plumpang sepanjang 96 kilometer. Proyek tersebut merupakan bagian dari sinergi Pertamina Group dalam percepatan pembangunan infrastruktur energi, sekaligus bentuk dukungan PT Pertamina (Persero) terhadap penyediaan kebutuhan BBM nasional.
“Dengan infrastruktur yang terintegrasi, perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi dan keandalan penyaluran pasokan energi guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri di berbagai wilayah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan Pertagas bersama jajaran pelaksana proyek.
Menurutnya, sinergi antara korporasi strategis nasional dengan insan pers merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat, transparan, dan berimbang.
“PWI Bekasi Raya menyambut baik silaturahmi ini sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen perusahaan dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan insan pers. Kami meyakini kolaborasi yang baik antara dunia usaha dan media akan melahirkan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ade Muksin.
Ia menegaskan bahwa PWI Bekasi Raya tetap berpegang pada prinsip profesionalisme dan independensi dalam menjalankan fungsi jurnalistik, sekaligus membuka ruang dialog yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor energi.
“Pers memiliki peran strategis dalam mengawal isu-isu publik, termasuk ketahanan energi nasional. Karena itu, komunikasi yang terbuka seperti ini sangat penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan berimbang,” tambahnya.
Ade Muksin berharap sinergi ini dapat terus berlanjut melalui forum diskusi, edukasi, maupun kegiatan bersama yang mendorong peningkatan kapasitas wartawan dalam memahami sektor hulu-hilir migas secara komprehensif.
“Dengan pemahaman yang utuh, insan pers dapat menyampaikan informasi yang lebih mendalam dan mencerahkan, sehingga turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional,” pungkasnya. (*)

