Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga RT 08/08 Perumahan Taman Wanasari Indah, Cibitung, Kabupaten Bekasi, menggelar acara syukuran sekaligus peresmian jalan hasil swadaya warga, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi perayaan yang berbeda. Di tengah berbagai kegiatan HUT RI yang biasanya diisi perlombaan dan pentas seni, warga RT 08/08 memilih merayakan kemerdekaan dengan membangun fasilitas lingkungan yang manfaatnya dapat dirasakan bersama.
Jalan sepanjang kurang lebih 15 meter dan lebar 6 meter tersebut diperbaiki melalui hasil swadaya warga Blok A. Dana pembangunan yang terkumpul mencapai sekitar Rp14 juta.
Ketua RT 08/08, Makmun, mengatakan pembangunan jalan merupakan hasil kepedulian dan kebersamaan warga yang secara rutin mengumpulkan dana melalui bendahara RT.
“Acara ini merupakan syukuran sekaligus peresmian jalan. Jalan ini dibangun dengan swadaya warga yang setiap tahun menabung melalui bendahara RT. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang ikut menyumbang,” ujar Makmun.
Ketua RW 08, Sarju, memberikan apresiasi kepada warga Blok A, khususnya RT 08/08, yang telah ikut mendukung pembangunan lingkungan.
“Saya bangga kepada warga Blok A, khususnya warga RT 08, yang sudah membantu program lingkungan. Ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian warga,” kata Sarju.
Pembangunan jalan juga dilakukan melalui kerja bakti. Warga secara bersama-sama turun langsung dalam proses pengecoran sebagai wujud nyata semangat gotong royong.
Ketua Gapling Blok A, Asari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga yang telah berpartisipasi.
“Terima kasih kepada warga yang ikut membantu kegiatan kerja bakti pengecoran jalan ini. Semoga semangat gotong royong dan kebersamaan warga terus terjaga,” ujarnya.
Syukuran dan peresmian jalan tersebut menjadi bukti bahwa peringatan HUT RI ke-81 dapat diisi dengan kegiatan yang sederhana namun memiliki manfaat nyata. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan dan gotong royong untuk membangun lingkungan.
Warga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bahwa pembangunan lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dapat dilakukan melalui kebersamaan dan swadaya masyarakat.(*)

