Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan uji coba pembukaan sektor pariwisata sebagai upaya relaksasi pemulihan ekonomi.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, Pemkab Bekasi melalui Dinas Pariwisata mulai Rabu (08/09/2021) akan melakukan pengecekan ke tempat-tempat wisata untuk melihat kesiapan standar protokol kesehatan di sektor tersebut.

“Besok kita akan melakukan pengecekan. Tempat wisata yang akan buka diharuskan self review dan self assessment untuk mengecek kesiapannya,” ucap Dani Ramdan, seusai mengikuti zoom meeting dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, di Command Center, Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Selasa (07/09/21) malam.

Dani Ramdan juga menjelaskan, pemberlakuan skrining bagi pengunjung akan dilakukan melalui penggunaan aplikasi PeduliLindungi serta pengetatan protokol kesehatan pada tempat wisata yang akan melakukan uji coba pembukaan.

“Aplikasi PeduliLindungi memang dianjurkan oleh Menko Manivest, jadi skrining akan terus berjalan dan ditunjang dengan protokol kesehatan di tempat wisata,” ujarnya.

Dirinya berharap relaksasi pada sektor pariwisata dapat membantu para pelaku usaha untuk kembali bangkit pasca terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Relaksasi ini mohon dijalankan dengan penuh tanggung jawab, aspek-aspek protokol kesehatan yang telah ditentukan harus diterapkan,” tegasnya.

Pj Bupati Bekasi mengajak semua pihak, termasuk para pengelola tempat wisata agar bisa menjaga dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah.

“Ya, kita harus buktikan Kabupaten Bekasi siap untuk turun level 2, sehingga lebih banyak relaksasinya,” ucapnya.(*)