Yana Suyatna Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1) Kabupaten Bekasi mengatakan, bahwa Kabupaten Bekasi pada prinsipnya sudah memiliki Program Pembinaan dan Monitoring Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang telah berjalan yang juga melibatkan langsung peran masyarakat.

“Pada dasarnya Kabupaten Bekasi sudah memiliki program seperti Mang Jaka dan Kampung Tangguh Jaya. Tapi dengan adanya pendampingan dari Satgas Penanganan Covid-19 langsung, PPKM Mikronya lebih jelas,” ucap Yana pada acara yang diadakan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Wangun Harja Kecamatan Cikarang Utara, Senin (08/03/21).

Kasubbid Tracking Satgas Penanganan Covid-19, Kusmedi Priharto menjelaskan, program ini bertujuan untuk membuat model di tujuh desa di tujuh provinsi dengan mengaktifkan peran masyarakat dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.

“Program ini bertujuan untuk mengaktifkan peran masyarakat dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing, baik dengan cara bergotong-royong maupun budaya penerapan standar protokol kesehatan, yakni 5M. Sehingga harapan kita ke depan penyelesaian masalah Covid ini dapat lebih baik,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, pimpinan perangkat daerah, Muspika dan stake holder terkait.(*)