Dani Ramdan kembali menjadi Pejabat (Pj) Bupati Bekasi. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melantik pengangkatan Bupati tersebut di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (23/05/2022).

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32-1178 Tahun 2022 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi Provinsi Jawa Barat pada tanggal 12 Mei 2022, yang berlaku sejak tanggal pelantikan sampai 1 (satu) tahun kedepan.
Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan kepercayaan pada dirinya untuk menjabat kembali sebagai Penjabat Bupati.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Mendagri dan Pemerintah Pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada saya kedua kalinya menjadi Penjabat (Pj.) Bupati Bekasi,” ujarnya.
Dani Ramdan sempat menjabat sebagai Pj. Bupati Bekasi pada 22 Juli 2021 hingga 27 Oktober 2021. Saat ini, dukungan dari berbagai pihak menjadi pendorong semangat bagi Dani Ramdan yang siap untuk kembali melaksanakan tugas dan berkomitmen dalam mengemban amanah sebagai Penjabat Bupati Bekasi.
“Di satu sisi, tentu saya bangga dengan kepercayaan ini, tetapi pada saat yang sama saya menyadari ujian ini semakin berat, tanggung jawab juga semakin besar. Namun, saya bersyukur bahwa ternyata dukungan dari masyarakat cukup tinggi, tetapi juga ekspektasinya tinggi. Karena itu, saya akan berkhidmat dengan sepenuh hati, dengan setulus-tulusnya dan dengan sekuat tenaga yang saya miliki bersama dengan pimpinan daerah dan tokoh – tokoh masyarakat dan segenap elemen masyarakat,” jelasnya.
Dani juga menyampaikan bahwa akan ada empat fokus utama pada program kerja selama ia menjabat, yakni infrastruktur, sumber daya manusia, pendanaan, serta pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi.
“Ada empat fokus utama, yang pertama infrastruktur terkait jalan, Penerangan Jalan Umum (PJU), pemukiman terkait air bersih, air kotor, sampah, dan rumah tidak layak huni, serta fasos dan fasum. Yang kedua adalah sumber daya manusia, terkait tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran. Fokus ketiga terkait pendanaan, APBD akan kita cermati dan diefektifkan, APBN juga kita upayakan, serta dari CSR akan dimaksimalkan. Yang terakhir adalah pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyampaikan terima kasih kepada Plt. Bupati Bekasi Akhmad Marjuki yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, dan berpesan kepada Pj. Bupati Dani mampu bekerja sesuai dengan yang diharapkan.
“Terima kasih kepada Bapak Akhmad Marjuki yang telah melaksanakan tugas sebelumnya dalam keadaan baik, dan juga kami berharap, Pj. Bupati yang dilantik hari ini mampu membawa Bekasi sesuai dengan yang diharapkan, terutama pemimpin hari ini sebagai pemimpin yang harus mampu melihat keinginan dan harapan masyarakat. Jangan lagi menjadi pemimpin yang top-down, tetapi harus bottom-up,” ujarnya.
Wakil Gubernur juga berpesan kepada Pj. Bupati Bekasi untuk senantiasa melaksanakan tugas pokok dan fungsi dari kepala daerah dengan tetap memperhatikan keselarasan tiga hal, yakni pemerintahan, masyarakat, dan pembangunan.
“Tiga hal yang harus dilaksanakan kepala daerah tersebut jangan pincang. Jangan hanya pembangunan, pemerintahan diabaikan. Pemerintahan difokuskan, namun masyarakat diabaikan. Tapi harus seiring tanggung jawab kepala daerah tersebut harus dilaksanakan,” ujarnya.
Kegiatan pelantikan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah serta Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, Forkopimda Kabupaten Bekasi, Plt. Walikota Bekasi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.(*)